Di tengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan keterbatasan, kepedulian kembali hadir di Lorong II, Desa Aekngadol–Sitinjak, Kecamatan Batangtoru. Relawan Nusantara bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak pada 5 hingga 6 Januari 2026.

Kolaborasi antara relawan dan mahasiswa ini menjadi wujud nyata solidaritas lintas daerah untuk membantu masyarakat di wilayah Batangtoru bangkit dari dampak bencana. Fokus utama bantuan diarahkan pada kebutuhan paling mendasar: air bersih dan perlengkapan kebersihan, dua hal yang sangat krusial dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal.

Krisis Air Bersih Pascabencana di Batangtoru

Setelah bencana melanda, persoalan yang sering muncul bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga terganggunya akses air bersih. Padahal, air menjadi kebutuhan vital untuk konsumsi, memasak, mandi, serta menjaga sanitasi lingkungan.

Melihat urgensi tersebut, Relawan Nusantara dan HIMA Teknik Lingkungan UPN Veteran Jawa Timur menyalurkan tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kehadiran tangki ini memberikan dampak langsung bagi warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air layak pakai.

Air yang kembali tersedia berarti berkurangnya risiko dehidrasi dan penyakit akibat sanitasi buruk. Ia juga membantu keluarga menjalani aktivitas harian dengan lebih tenang. Bagi warga terdampak, satu tangki air bukan sekadar bantuan logistik, ia adalah penopang kehidupan.

Hygiene Kit untuk Menjaga Kesehatan dan Martabat Warga

Selain penyediaan air bersih, paket hygiene kit turut disalurkan kepada warga. Dalam situasi pascabencana, risiko penyakit seperti infeksi kulit, diare, dan gangguan kesehatan lainnya meningkat akibat terbatasnya akses kebersihan.

Hygiene kit yang diberikan membantu warga menjaga kesehatan diri dan keluarga. Meski jumlahnya tidak besar, manfaatnya sangat terasa, terutama bagi keluarga yang paling rentan. Bantuan ini juga menjaga martabat penerima manfaat, memastikan mereka tetap dapat merawat diri dengan layak meski berada dalam kondisi sulit.

Langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya preventif agar pemulihan tidak terhambat oleh masalah kesehatan tambahan.

Sinergi Mahasiswa dan Relawan dalam Aksi Kemanusiaan

Keterlibatan mahasiswa Teknik Lingkungan memperkuat dimensi edukatif dan kepedulian lingkungan dalam aksi ini. Tidak hanya membantu secara langsung, kolaborasi ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam respons bencana dan isu kemanusiaan.

Penyaluran dilakukan secara langsung di lokasi terdampak untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Interaksi antara relawan, mahasiswa, dan warga menghadirkan kehangatan tersendiri, membangun rasa bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat melintasi batas geografis. Dari pulau Jawa, solidaritas menjangkau Sumatera Utara.

Dampak Nyata yang Mengajak untuk Terus Berbagi

Setiap bantuan yang tersalurkan merupakan amanah dari para donatur yang memilih untuk peduli. Di balik setiap tetes air yang digunakan warga, ada niat baik yang berubah menjadi manfaat langsung.

Perjalanan pemulihan pascabencana masih panjang. Kebutuhan masyarakat tidak berhenti dalam hitungan hari. Klik disini untuk ikut memberikan dukungan. Sebab dukungan yang terus mengalir akan membantu lebih banyak keluarga bangkit dengan lebih cepat dan lebih kuat.

Apa yang telah dilakukan di Batangtoru adalah pengingat bahwa sekecil apa pun kontribusi, ia dapat menjadi penopang besar bagi mereka yang sedang berjuang. Dan ketika solidaritas terus dijaga, harapan akan selalu menemukan jalannya kembali.