Anak-anak SDI Lengkosambi kembali menerima kehangatan di tengah masa pemulihan pascagempa. Penyaluran PMT siswa SDI Lengkosambi menjadi bentuk dukungan gizi yang sangat mereka butuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Pada 7 September 2026, sebanyak 65 paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disalurkan kepada siswa-siswi SDI Lengkosambi, Desa Lengkosambi, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Bantuan pangan anak NTT ini merupakan amanah dari kolaborasi mahasiswa FK UNY dan MRL UPI, yang penyalurannya difasilitasi langsung oleh Relawan Nusantara.
Tantangan Pemulihan Gizi Anak Korban Bencana
Dampak gempa tidak berhenti pada kerusakan bangunan sekolah. Kondisi pascabencana turut mempengaruhi pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat, termasuk asupan gizi anak-anak.
Di masa pemulihan ini, tubuh anak-anak tetap memerlukan energi optimal untuk belajar, bermain, dan menjalani aktivitas normal. Kebutuhan mendesak itulah yang mendasari hadirnya program PMT pascagempa bagi para siswa di Lengkosambi.
Kolaborasi Mahasiswa FK UNY dan MRL UPI di Lengkosambi
Aksi kepedulian ini lahir dari sinergi dua perguruan tinggi. Sebanyak 25 paket PMT berasal dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNY, sementara 40 paket lainnya disiapkan oleh MRL Universitas Pendidikan Indonesia.
Untuk memastikan kebutuhan nutrisi harian terpenuhi, setiap paket gizi yang dibagikan berisi:
- Susu kaya nutrisi
- Biskuit tinggi kalori
- Suplemen vitamin
- Roti segar
Relawan Nusantara berperan menjembatani kepedulian dari kedua tim mahasiswa tersebut hingga sampai ke tangan anak-anak yang membutuhkan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap anak-anak terdampak bencana datang dari berbagai penjuru, tidak hanya satu pihak.
Dukungan Pangan yang Menguatkan Semangat Belajar
Bagi anak-anak, paket makanan ini bukan sekadar pemenuh nutrisi, melainkan juga simbol bahwa mereka tidak berjuang sendirian di masa sulit.
Guru SDI Lengkosambi, Agustina Pajung, S.Pd., menyampaikan apresiasinya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan PMT yang diberikan kepada anak-anak. Bantuan ini sangat berarti bagi siswa-siswi, terutama dalam kondisi seperti sekarang. Semoga perhatian dari para relawan dan donatur dapat terus memberikan semangat kepada anak-anak untuk belajar,” ujarnya.
Rahatin, perwakilan Relawan Nusantara di lapangan menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan kedua tim mahasiswa. “Hari ini kami menyalurkan 65 paket PMT untuk siswa-siswi SDI Lengkosambi. Bantuan ini merupakan amanah dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNY sebanyak 25 paket dan MRL Universitas Pendidikan Indonesia sebanyak 40 paket. Semoga susu, biskuit, vitamin, dan roti yang diberikan dapat bermanfaat dan membantu kebutuhan anak-anak,” katanya.
Relawan Nusantara turut mengucapkan terima kasih kepada Tim Bantuan Medis Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNY dan MRL Universitas Pendidikan Indonesia atas kepercayaan yang diberikan untuk menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada anak-anak.
Menjaga Harapan dan Masa Depan Anak NTT
Pemulihan pascabencana memang identik dengan pembangunan kembali rumah dan fasilitas umum. Namun bagi anak-anak, pemulihan juga berarti memastikan tubuh mereka tetap kuat untuk belajar dan beraktivitas.
Kepedulian dari Tim Bantuan Medis Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNY dan MRL Universitas Pendidikan Indonesia di Lengkosambi menjadi pengingat bahwa dukungan gizi sama pentingnya dengan dukungan fisik dan pendidikan. Seluruhnya saling melengkapi dalam proses anak-anak bangkit dari dampak bencana.
Masih banyak anak-anak lain di wilayah terdampak gempa NTT yang membutuhkan uluran tangan serupa. Klik di sini untuk membantu penyaluran pangan bagi anak-anak NTT, dan jadilah bagian dari semangat mereka untuk terus belajar.
Setiap paket makanan yang tersalurkan adalah satu langkah kecil menjaga anak-anak tetap sehat, tetap semangat, dan tetap punya harapan untuk masa depan mereka.

