Islam mengajarkan betapa mulia dan tingginya kedudukan orang yang mau berbagi makanan kepada sesamanya yang sedang kelaparan. Menolong saudara yang membutuhkan bantuan pangan bukan sekadar aksi sosial, melainkan bukti keimanan dan amalan utama penghuni surga. Allah SWT berfirman mengenai sifat orang-orang yang berbuat kebaikan :
“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8)
Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa memberi makan adalah salah satu amalan terbaik dalam Islam: “Dari ‘Abdullah bin ‘Amr RA, bahwasanya ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW: ‘Islam manakah yang paling baik?’ Beliau menjawab: ‘Engkau memberi makan (kepada orang lain) dan mengucapkan salam kepada orang yang engkau kenal maupun yang belum engkau kenal.'” (HR. Bukhari no. 12 & Muslim no. 39)
Sering kali kita berpikir bahwa bantuan harus selalu berukuran besar agar bisa memberikan perubahan. Padahal bagi keluarga di Sudan, satu paket bahan pangan bisa menjadi alasan mereka mampu bertahan hidup beberapa hari ke depan.
Klik disini untuk terus mengirimkan kepedulian dan solidaritas untuk saudara kita di Sudan. Mari ringankan beban saudara-saudara kita di Sudan, karena dari uluran tangan kita menjadi bukti bahwa di tengah krisis kemanusiaan ini, masih ada kepedulian dan solidaritas yang terus mengalir menjadi harapan bagi para penyintas di tengah krisis kemanusiaan yang belum berakhir.
Semoga setiap rezeki yang kita sisihkan menjadi jalan hadirnya senyum, kesehatan, dan kehidupan yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Sudan.