Asia Tenggara Bersatu untuk Palestina: Rangkaian Aksi Solidaritas Dimulai di Pattani, Thailand

Aug 22, 2025 | Berita, Blog, Palestina

Pattani, Thailand – Ribuan pemuda memadati Pattani Center pada Rabu (20/8/2025) dalam agenda Orasi Pemuda Menembus Blokade Gaza yang digelar oleh Sumud Nusantara. Aksi ini menghadirkan suara bersama pemuda rumpun Melayu dari Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Palestina tidak mengenal batas negara.

Di tengah terik panasnya Pattani, suara orasi bergema lantang. Satu per satu perwakilan negara berdiri di panggung, menyampaikan pesan yang sama: “Palestina tidak sendiri.” Seruan itu bukan sekadar slogan, melainkan janji solidaritas yang lahir dari hati para pemuda Asia Tenggara.

Massa terdiam haru saat pemuda Pattani menampilkan teatrikal genosida, sebuah drama yang menggambarkan penderitaan rakyat Gaza akibat blokade panjang dan agresi tak berkesudahan. Adegan-adegan sunyi disertai jeritan simbolik itu menggetarkan jiwa, menegaskan bahwa luka Palestina adalah luka kita bersama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan konvoi damai. Sekitar 30 mobil dan ratusan motor bergerak pelan dari Pattani Center menuju Masjid Kresik, membawa bendera dan poster solidaritas. Menjadi simbol perjalanan panjang perjuangan, sekaligus doa yang bergerak di jalanan, agar Gaza kembali bebas bernapas.

Relawan Nusantara Turut Ambil Peran di Global Sumud Flotilla

Di balik kegiatan ini, Relawan Nusantara pun turut ambil peran dalam gerakan internasional Global Sumud Flotilla, sebuah konvoi damai yang bertujuan menembus blokade Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Gerakan ini tidak hanya membawa pesan solidaritas, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meluaskan manfaat dan dukungan agar suara kemanusiaan menggema lebih kuat di dunia internasional.

Di tengah terik panasnya Pattani, suara orasi bergema lantang. Satu per satu perwakilan negara berdiri di panggung, menyampaikan pesan yang sama, “Palestina tidak sendiri.” Seruan itu bukan sekadar slogan, melainkan janji solidaritas yang lahir dari hati para pemuda Asia Tenggara.

Massa terdiam haru saat pemuda Pattani menampilkan teatrikal genosida, sebuah drama yang menggambarkan penderitaan rakyat Gaza akibat blokade panjang dan agresi tak berkesudahan. Adegan-adegan sunyi disertai jeritan simbolik itu menggetarkan jiwa, menegaskan bahwa luka Palestina adalah luka kita bersama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan konvoi damai. Sekitar 30 mobil dan ratusan motor bergerak pelan dari Pattani Center menuju Masjid Kresik, membawa bendera dan poster solidaritas. Menjadi simbol perjalanan panjang perjuangan, sekaligus doa yang bergerak di jalanan, agar Gaza kembali bebas bernapas.

Konvoi Damai Berlanjut ke Malaysia, Suara Solidaritas Menggema di Asia Tenggara

Rangkaian aksi solidaritas ini memang tidak berhenti di Pattani. Agenda berikutnya akan berlangsung di Malaysia sebagai titik penting perjalanan, sekaligus penguatan dukungan publik di Asia Tenggara untuk menekan berakhirnya blokade Gaza.

Berbagai NGO di Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy juga akan menggelar aksi serupa sebelum relawan bertolak ke Tunisia. Agenda akbar ini membuktikan bahwa dari Pattani hingga Kuala Lumpur, dari Jakarta hingga Manila, pemuda rumpun Melayu bersatu menyuarakan kemanusiaan. Gaza tidak sendirian. Karena suara solidaritas akan terus bergema, melampaui batas negara dan sekat politik.

Mari Berlayar Bersama

Tidak semua dari kita bisa ikut menaiki kapal dan menembus blokade Gaza. Tapi pesan cinta kita bisa ikut berlayar bersama mereka. Sebab setiap dukungan adalah tanda bahwa kemanusiaan tak akan pernah bisa dibungkam.

Klik di sini untuk ikut melayarkan dukungan. Karena sekecil apa pun kepedulian dari kita, adalah kekuatan yang mendorong kapal ini bisa sampai ke Gaza.

Seorang Ayah yang Berangkat Bekerja, Namun Tak Pernah Pulang

Pak Sumarna merupakan petugas keamanan di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Pada Jumat malam, 24 Juli 2026, beliau berangkat bekerja seperti hari-hari sebelumnya.

Seperti jutaan kepala keluarga lainnya, beliau meninggalkan rumah dengan harapan sederhana: memastikan istri dan kedua anaknya tetap bisa makan, bersekolah, dan menjalani kehidupan yang layak.

Namun malam itu menjadi perjalanan terakhirnya.

Pak Sumarna meninggal dunia saat menjalankan tugas. Kepergiannya meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok ayah sebagai pencari nafkah utama keluarga.

Relawan Nusantara Hadir Menemani Keluarga yang Berduka

Alhamdulillah, berkat amanah dan kepedulian para Sahabat, Relawan Nusantara dapat menyalurkan bantuan kepada keluarga alm. Pak Sumarna di Purwakarta.

Selain memberikan santunan bagi anak yatim, tim juga mengajak sang adik memilih sendiri kebutuhan yang diinginkannya. Dengan wajah penuh antusias, ia memilih mainan, susu, dan berbagai kebutuhan lainnya.

Momen sederhana tersebut menghadirkan senyum yang perlahan kembali terlihat di wajahnya. Di tengah kehilangan yang begitu besar, perhatian dan kasih sayang menjadi penguat bahwa ia tidak menghadapi semuanya sendirian.

Bantuan yang diberikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian bagi anak-anak yang sedang belajar menerima kenyataan hidup.

Ucapan Terima Kasih dari Keluarga

Dengan penuh haru, istri alm. Pak Sumarna menyampaikan rasa syukurnya.

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih banyak. Masya Allah, semoga Relawan Nusantara, para donatur, dan seluruh relawan selalu diberikan keberkahan,” Ujar istri alm. Bapak Sumarna.

Ucapan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, dapat menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang menghadapi masa-masa sulit.

Menjaga Asa Pendidikan Kedua Anak

Salah satu kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah memastikan pendidikan kedua anak alm. Pak Sumarna tetap dapat berjalan.

Sosok yang selama ini menjadi penopang kebutuhan keluarga telah tiada. Dukungan dari masyarakat diharapkan dapat membantu mereka tetap bersekolah dan meraih cita-cita di masa depan.

Semoga alm. Pak Sumarna mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menjalani hari-hari ke depan.

Mari Hadirkan Harapan untuk Anak-Anak yang Kehilangan Orang Tuanya

Duka mungkin tidak dapat dihapus. Namun kepedulian dapat menjadi alasan bagi sebuah keluarga untuk tetap memiliki harapan.

Mari bersama Relawan Nusantara mendampingi anak-anak yang kehilangan sosok ayah agar mereka tetap memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, dan menggapai masa depan yang lebih baik.

Yuk, Klik disini untuk menjadi bagian dari ikhtiar ini dengan mendukung pendidikan dan kebutuhan hidup anak-anak alm. Pak Sumarna.