Di tengah duka akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Agam, harapan kembali hadir melalui aksi nyata kemanusiaan. Relawan Nusantara bersama WAG Pensiunan Bank Bumi Daya Jakarta menyalurkan bantuan bagi para penyintas yang saat ini mengungsi di SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Bencana yang menerjang wilayah ini menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Sejumlah keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan, meninggalkan rumah yang rusak dan kenangan yang belum tentu bisa kembali utuh. Dalam situasi seperti ini, kebutuhan dasar menjadi prioritas utama agar para penyintas dapat bertahan dengan layak di pengungsian.

Dampak Banjir Bandang dan Longsor di Kabupaten Agam

Banjir bandang dan longsor bukan hanya peristiwa alam, tetapi ujian berat bagi masyarakat. Rumah yang tertimbun, akses yang terputus, serta ketidakpastian masa depan menjadi beban psikologis tersendiri bagi para korban.

Di lokasi pengungsian SDN 05 Kayu Pasak, para penyintas berusaha menjalani hari dengan fasilitas terbatas. Kebutuhan pangan, kebersihan, dan asupan gizi tambahan menjadi sangat penting untuk menjaga kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Dalam kondisi darurat, satu paket bantuan dapat menjadi penyambung hidup sekaligus penguat mental.

Bantuan Sembako, Hygiene Kit, dan PMT untuk Penyintas

Menjawab kebutuhan tersebut, Relawan Nusantara bersama WAG Pensiunan Bank Bumi Daya Jakarta menyalurkan puluhan paket sembako, paket hygiene kit, serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi para penyintas.

Paket sembako membantu menjaga ketahanan pangan keluarga di pengungsian. Hygiene kit mendukung kebersihan diri agar risiko penyakit akibat kondisi lingkungan yang padat dan terbatas dapat ditekan. Sementara itu, PMT menjadi perhatian khusus untuk memastikan kebutuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan, tetap terpenuhi.

Bantuan disalurkan secara langsung oleh tim Relawan Nusantara agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan. Interaksi langsung dengan warga memungkinkan relawan melihat kondisi riil sekaligus memastikan distribusi berjalan tertib dan merata.

Solidaritas yang Menguatkan di Tengah Ujian

Kolaborasi bersama WAG Pensiunan Bank Bumi Daya Jakarta menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal batas usia maupun latar belakang. Dari ruang-ruang komunikasi sederhana, lahir gerakan nyata yang menjangkau penyintas bencana di pelosok negeri.

Bagi para penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar barang. Ia adalah tanda bahwa mereka tidak dilupakan. Bahwa di luar sana, ada banyak hati yang turut merasakan duka dan memilih untuk membantu.

Solidaritas seperti inilah yang menjaga semangat gotong royong tetap hidup. Di tengah reruntuhan dan lumpur yang tersisa, bantuan kemanusiaan menjadi cahaya kecil yang menghangatkan.

Mengajak Lebih Banyak Hati untuk Terlibat

Perjalanan pemulihan pascabencana di Agam masih panjang. Kebutuhan tidak berhenti pada fase tanggap darurat. Para penyintas masih memerlukan dukungan untuk bangkit, membangun kembali kehidupan, dan memulihkan kondisi ekonomi keluarga.

Setiap paket sembako yang tersalurkan, setiap hygiene kit yang diterima, dan setiap tambahan gizi yang diberikan adalah hasil dari kepedulian banyak pihak. Namun masih banyak keluarga yang membutuhkan uluran tangan.

Relawan Nusantara berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak, baik dalam fase darurat maupun pemulihan jangka panjang. Dukungan yang berkelanjutan akan membantu lebih banyak keluarga bertahan dan bangkit.

Klik disini untuk ikut mengulurkan kebaikan. Karena di balik setiap bantuan yang diberikan, ada harapan yang kembali tumbuh. Dan di setiap harapan yang tumbuh, ada masa depan yang perlahan diperjuangkan bersama.