Jaga Satwa, Jaga Alam Kalimantan Barat: Ketika Karhutla Mengancam Habitat Satwa

Sep 21, 2026 | Berita, Bencana, Lingkungan

Ketika api membakar hutan dan lahan, yang hilang bukan hanya pepohonan. Di balik rimbunnya hutan, ada kehidupan yang ikut terancam—satwa liar yang kehilangan tempat tinggal, sumber makanan, hingga ruang untuk bertahan hidup.

Di tengah ancaman karhutla di Kalimantan Barat, upaya menjaga satwa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari menjaga alam. Sebab, menyelamatkan satwa berarti juga menjaga habitat yang menjadi rumah mereka.

Karhutla dan Ancaman bagi Satwa Kalimantan Barat

Hutan adalah rumah bagi beragam satwa di Kalimantan Barat. Ketika kebakaran terjadi, habitat yang selama ini menjadi tempat mereka mencari makan dan berlindung dapat rusak dalam waktu singkat.

Asap dan api juga dapat membuat satwa berpindah dari habitatnya. Sebagian mungkin berhasil menyelamatkan diri, sementara lainnya dapat mengalami luka, kehilangan sumber makanan, atau membutuhkan pertolongan sebelum dapat kembali ke alam.

Karena itu, upaya perlindungan satwa tidak hanya dilakukan ketika satwa ditemukan dalam kondisi membutuhkan bantuan. Menjaga lingkungan dan mencegah kerusakan habitat juga menjadi bagian penting dari perlindungan satwa dalam jangka panjang.

Relawan Nusantara Hadir dalam Program Jaga Satwa

Semangat tersebut menjadi bagian dari program Jaga Satwa yang dilaksanakan Relawan Nusantara bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat pada Minggu, 20 September 2026, di Kantor BKSDA Kalimantan Barat.

Dalam kegiatan ini, para relawan turut membantu merawat satwa yang sedang berada dalam penanganan. Kegiatan dilakukan dengan membersihkan kandang dan membantu memberikan pakan kepada satwa.

Beberapa satwa yang berada dalam perawatan di antaranya elang gunung, kangkareng perut putih atau burung enggang, kangkareng hitam atau enggang hitam, serta owa.

Membersihkan kandang mungkin terlihat sederhana. Namun bagi satwa yang sedang berada dalam masa perawatan, lingkungan yang bersih dan terjaga merupakan bagian dari kebutuhan mereka selama proses pemulihan.

Merawat Satwa, Menjaga Harapan untuk Kembali ke Alam

Program Jaga Satwa juga dilaksanakan bersama Damkar Pemda sebagai bagian dari kolaborasi untuk menjaga kehidupan dan lingkungan di Kalimantan Barat.

Ancaman karhutla mengingatkan kita bahwa alam memiliki keterkaitan yang begitu erat. Ketika hutan rusak, kehidupan di dalamnya ikut terdampak. Mungkin kita tidak selalu melihat satwa yang hidup di dalam hutan. Namun, mereka ada di sana. Bergantung pada pepohonan, air, dan ekosistem yang selama ini menjadi rumahnya.

Karena itu, menjaga satwa tidak berhenti pada memberi makan atau membersihkan kandang. Menjaga satwa juga berarti menjaga hutan agar tetap menjadi tempat yang aman bagi mereka.

Terima kasih kepada seluruh relawan, mitra, dan donatur yang terus mendukung program Jaga Satwa.

Mari Jaga satwa, jaga alam. Karena ketika alam tetap lestari, kehidupan di dalamnya punya kesempatan untuk terus bertahan.

Jadilah Bagian Aksi Kemanusiaan

Setiap bantuan Anda menghadirkan harapan, melindungi mereka yang rentan, dan membantu masyarakat terdampak untuk kembali bangkit.