Global Sumud Flotilla merupakan konvoi damai yang melibatkan aktivis dari 44 negara, termasuk ratusan aktivis, dokter, pengacara, jurnalis, seniman, tokoh masyarakat, dan sosok-sosok berpengaruh dunia. Gerakan ini bukan sekadar pelayaran, tetapi simbol perlawanan damai terhadap pengepungan yang memutus Gaza dari dunia luar. 72 kapal dari berbagai penjuru dunia bersiap menembus blokade dengan satu misi, mengantarkan bantuan dan menyuarakan solidaritas bagi rakyat Palestina.
Sumud Nusantara adalah gerakan gabungan mewakili negara-negara Asia. Terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Maladewa, Bangladesh, Bhutan, Thailand, Sri Lanka, Nepal, dan Pakistan. Gerakan ini terintegrasi dengan aksi Global Sumud Flotilla yang akan mendobrak blokade di Jalur Gaza.
IGPC (Indonesia Global Peace Convoy) adalah perwakilan resmi dari Indonesia dalam aksi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Melalui keikutsertaan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk hadir bersama komunitas internasional dalam menyalurkan bantuan, memperjuangkan solidaritas, serta mendukung upaya damai bagi rakyat Gaza yang terdampak blokade.
Berita
Konsorsium Kebaikan Indonesia Bawa Misi Kemanusiaan untuk Palestina dari Mesir
Konsorsium Kebaikan Indonesia memberangkatkan 27 relawan kemanusiaan ke Mesir untuk menyalurkan bantuan Palestina senilai Rp7 miliar, menjangkau anak-anak Gaza dan ribuan keluarga penyintas.
Bantuan Pangan Palestina: Relawan Nusantara dan Baznas Jawa Barat Salurkan Paket Sayuran untuk Keluarga di Gaza Utara
Relawan Nusantara bersama Baznas Jawa Barat menyalurkan 200 paket sayuran segar untuk keluarga penyintas di Gaza Utara. Bantuan pangan Palestina ini menghadirkan harapan dan gizi bagi penyintas konflik.
Relawan Nusantara Distribusikan Paket Bahan Pangan untuk Penyintas Palestina di Kamp Sukhnah, Yordania
Relawan Nusantara menyalurkan paket bantuan pangan untuk penyintas Palestina di Kamp Sukhnah, Yordania. Bantuan ini membantu keluarga bertahan di tengah keterbatasan dan menghadirkan harapan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina.
Baitulmaal Muamalat melalui Relawan Nusantara Salurkan 20.000 Liter Air Bersih untuk Gaza Utara
Relawan Nusantara dan Yayasan Baitulmaal Muamalat menyalurkan 20.000 liter air bersih untuk 400 keluarga di Gaza Utara. Bantuan ini menjadi harapan hidup di tengah krisis air yang masih melanda Palestina.
Relawan Nusantara dan MUI Resmi Berkolaborasi di KUII 2026, Perkuat Aksi Kemanusiaan untuk Indonesia dan Palestina
Relawan Nusantara resmi menjalin kolaborasi dengan MUI dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) 2026. Sinergi ini memperkuat aksi kemanusiaan, bantuan Palestina, ketahanan pangan, dan respons kebencanaan di Indonesia.
Menolak Lupa: 1.000 Hari Genosida di Gaza dan Nasib Anak Yatim Palestina
1.000 hari berlalu, penderitaan Gaza belum berakhir. Simak kisah pilu puluhan ribu anak yatim Palestina dan bagaimana sedekah kita bisa menjadi harapan baru mereka.
Pertanyaan Umum
Apa itu Global Sumud Flotilla?
Global Sumud Flotilla merupakan konvoi damai yang melibatkan aktivis dari 44 negara, termasuk ratusan aktivis, dokter, pengacara, jurnalis, seniman, tokoh masyarakat, dan sosok-sosok berpengaruh dunia. Gerakan ini bukan sekadar pelayaran, tetapi simbol perlawanan damai terhadap pengepungan yang memutus Gaza dari dunia luar. 72 kapal dari berbagai penjuru dunia bersiap menembus blokade dengan satu misi, mengantarkan bantuan dan menyuarakan solidaritas bagi rakyat Palestina.
Apa itu Sumud Nusantara?
Sumud Nusantara adalah gerakan gabungan mewakili negara-negara Asia. Terdiri dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Maladewa, Bangladesh, Bhutan, Thailand, Sri Lanka, Nepal, dan Pakistan. Gerakan ini terintegrasi dengan aksi Global Sumud Flotilla yang akan mendobrak blokade di Jalur Gaza.
Apa itu Indonesia Global Peace Convoy (IGPC)?
IGPC (Indonesia Global Peace Convoy) adalah perwakilan resmi dari Indonesia dalam aksi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Melalui keikutsertaan ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk hadir bersama komunitas internasional dalam menyalurkan bantuan, memperjuangkan solidaritas, serta mendukung upaya damai bagi rakyat Gaza yang terdampak blokade.
Siapa yang terlibat dalam misi ini?
Relawan, dokter, jurnalis, dan aktivis dari 44 negara, termasuk Relawan Nusantara dari Indonesia, bersama koalisi seperti Freedom Flotilla Coalition dan Global Movement to Gaza.
Apa tujuan misi ini?
Menembus blokade ilegal Israel di Gaza, mengantarkan bantuan kemanusiaan, dan menyuarakan keadilan serta solidaritas global untuk rakyat Palestina.
Kapan kapalnya akan berlayar?
Kapal dijadwalkan berlayar pada 4 September sebagai rencana awal, namun keberangkatan sempat diundur ke 7 September dan akhirnya ditetapkan kembali menjadi 10 September.
Bagaimana bantuan akan disampaikan kepada masyarakat di Gaza?
Kapal membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan medis. Setelah mencapai wilayah lepas pantai Gaza, harapannya adalah dapat membuka koridor kemanusiaan laut sehingga bantuan tersebut bisa disalurkan langsung ke dalam Gaza.






