Di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, banjir dan longsor tidak hanya meninggalkan lumpur dan puing, tetapi juga jeda panjang bagi dunia pendidikan. SD Negeri No. 100723 yang biasanya dipenuhi suara tawa dan langkah kecil para siswa kini menjadi sunyi. Ruang kelas tertutup lumpur, halaman sekolah tak lagi aman, dan aktivitas belajar terhenti. Di tengah kekhawatiran orang tua dan guru, harapan itu kembali menyala ketika Relawan Nusantara hadir.

Pada 13 Desember 2025, delapan orang relawan diturunkan untuk melakukan aksi pembersihan di sekolah tersebut. Para relawan hadir membawa alat seadanya dengan tekad yang besar. Sejak pagi, mereka bergotong royong membersihkan ruang-ruang kelas, menyapu lumpur yang mengeras, mengangkat sisa material longsor, serta menata kembali halaman sekolah agar bisa digunakan dengan aman.

Gotong Royong Relawan Menghidupkan Kembali Harapan dan Masa Depan

Bagi para guru dan warga sekitar, kehadiran relawan menghadirkan kelegaan. Sekolah merupakan tempat anak-anak menaruh mimpi. Melihat ruang kelas perlahan kembali bersih memberi keyakinan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti meski bencana datang. Anak-anak berhak kembali belajar di lingkungan yang layak, aman, dan memberi rasa nyaman.

Aksi pembersihan ini membawa dampak yang lebih luas. Ia memulihkan semangat warga, menguatkan para pendidik, dan memberi pesan kepada anak-anak bahwa mereka tidak ditinggalkan. Bahwa ada banyak tangan yang peduli pada masa depan mereka. Di tengah keterbatasan pascabencana, gotong royong menjadi energi yang menghidupkan kembali harapan.

Relawan Nusantara percaya bahwa pemulihan pendidikan adalah bagian penting dari proses bangkit bersama. Sekolah yang kembali berfungsi berarti rutinitas anak-anak kembali terjaga, trauma perlahan terobati, dan masa depan kembali dirajut. Aksi ini menjadi langkah awal yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.

Setiap kontribusi yang sahabat berikan dapat menjadi bagian dari perubahan ini. Membantu membersihkan, memperbaiki, dan menghidupkan kembali ruang-ruang belajar yang sempat terhenti. Klik disini untuk ikut memastikan bahwa bencana tidak memutus mimpi anak-anak di Tapanuli Selatan, melainkan menguatkan langkah mereka untuk terus melangkah ke depan.