Aktivitas masyarakat di luar rumah tetap berlangsung di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Untuk membantu masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan, sebanyak 300 masker gratis dibagikan kepada pengguna jalan di Kota Palangka Raya.
Pembagian masker dilakukan di dua titik, yakni Bundaran Besar Talawang Palangka Raya dan lampu merah Kejaksaan Palangka Raya, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya.
Masker diberikan kepada pengendara sepeda motor, pengemudi ojek online (ojol), serta masyarakat lain yang sedang beraktivitas di jalan.
Perlindungan Masker untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla, tidak semua orang dapat mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebagian masyarakat tetap harus berkendara, bekerja, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari di jalan.
Pembagian masker ini menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut.
Naufal dari Relawan Nusantara, mengatakan bahwa masker dibagikan terutama kepada masyarakat yang sehari-hari banyak menghabiskan waktu di jalan.
“Kami membagikan masker secara gratis kepada pengguna jalan. Semoga masker ini bisa membantu masyarakat, terutama teman-teman yang setiap hari beraktivitas dan bekerja di jalan.”
Hadir Sesuai Kebutuhan di Lapangan
Karhutla di Kalimantan Tengah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat akibat menurunnya kualitas udara.
Di tengah kondisi tersebut, perhatian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi hal yang penting, terutama bagi mereka yang harus tetap beraktivitas di luar ruangan.
Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memperhatikan perlindungan diri saat kondisi udara kurang baik.
Relawan Nusantara akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Mari terus dukung masyarakat dan para relawan di tengah karhutla Kalimantan.

