Relawan Nusantara Respon Karhutla Palangka Raya, Hadirkan Pos Segar dan Layanan Kesehatan Mobile

Sep 29, 2026 | Kebencanaan, Berita, Blog

Ketika kabut asap masih menjadi bagian dari keseharian, aktivitas masyarakat tidak serta-merta berhenti. Ada yang tetap harus bekerja, melintas di jalan, menjalankan tugas, dan menjalani hari di tengah kondisi udara yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah situasi tersebut, Relawan Nusantara kembali hadir merespons kondisi karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melalui Pos Segar dan layanan kesehatan mobile bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Jalan Kr. Muhtar, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Menghadirkan Kesegaran di Tengah Kabut Asap

Aksi Pos Segar Relawan Nusantara membagikan minuman dan buah segar di lokasi karhutla Palangka Raya.

Melalui Pos Segar, Relawan Nusantara membagikan 50 cup minuman kepada masyarakat di sekitar lokasi.

Secangkir minuman mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah aktivitas yang harus tetap berjalan, kehadirannya dapat menjadi jeda kecil untuk beristirahat, menyegarkan diri, dan melanjutkan perjalanan.

Pos Segar menjadi salah satu cara Relawan Nusantara untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama mereka yang masih harus beraktivitas di tengah kondisi karhutla dan kabut asap.

Layanan Kesehatan Mobile untuk Masyarakat

Pemeriksaan kesehatan gratis dan pemantauan tensi warga oleh Relawan Nusantara saat karhutla Palangka Raya.

Selain Pos Segar, Relawan Nusantara juga menghadirkan layanan kesehatan mobile sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat di lapangan.

Layanan ini memberikan pemeriksaan dan dukungan kesehatan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Respons tersebut menjadi bagian dari upaya untuk melihat kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh. Sebab, ketika karhutla terjadi, dampaknya tidak hanya terlihat dari api dan lahan yang terbakar, tetapi juga dapat dirasakan melalui kondisi udara dan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Enam Relawan Bergerak Bersama

Tim Relawan Nusantara bersama warga berfoto dan memadamkan lahan terbakar akibat karhutla Palangka Raya.

Sebanyak enam relawan terlibat dalam kegiatan ini.

Mereka berbagi peran, mulai dari melayani masyarakat melalui Pos Segar hingga mendukung pelaksanaan layanan kesehatan mobile di lapangan.

Prada Deni Permana Aji mengapresiasi langkah Relawan Nusantara yang hadir dengan melihat kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Luar biasa tim Relawan Nusantara. Tidak hanya fokus pada satu kebutuhan, tetapi juga berupaya melihat apa yang dibutuhkan masyarakat di lapangan. Kehadiran Pos Segar dan layanan kesehatan seperti ini tentu sangat membantu.”

Bagi para relawan, setiap kebutuhan di lapangan memiliki cerita masing-masing. Karena itu, hadir bukan hanya berarti membawa bantuan, tetapi juga melihat, mendengar, dan memahami apa yang sedang dihadapi masyarakat.

Respon Karhutla Palangka Raya Sesuai Kebutuhan Lapangan

Aksi personil Relawan Nusantara saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan karhutla Palangka Raya.

Naufal Fajrul Haqqi, Relawan Nusantara, menyampaikan bahwa respons kemanusiaan di tengah karhutla tidak hanya berkaitan dengan penanganan kebakaran, tetapi juga bagaimana masyarakat tetap mendapatkan dukungan selama kondisi berlangsung.

“Kami berusaha hadir sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Ketika masyarakat membutuhkan tempat untuk beristirahat, minuman, maupun layanan kesehatan, kami mencoba memberikan dukungan yang bisa kami lakukan. Semoga kehadiran tim hari ini bisa memberikan manfaat, meskipun sederhana.”

Apa yang dilakukan mungkin bukan sesuatu yang besar.

Namun bagi seseorang yang sedang menjalani hari dalam kondisi udara yang tidak nyaman, sejenak beristirahat dengan minuman segar atau mendapatkan pemeriksaan kesehatan dapat menjadi bentuk perhatian yang berarti.

Menemani Masyarakat di Tengah Karhutla Palangka Raya

Karhutla membawa dampak yang lebih luas dari sekadar titik api. Kabut asap juga dapat mempengaruhi kualitas udara dan aktivitas masyarakat. Pemerintah Kalimantan Tengah sebelumnya menetapkan status tanggap darurat karhutla mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026, sementara kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah terus menjadi perhatian.

Dalam situasi seperti ini, dukungan kemanusiaan menjadi bagian dari perjalanan masyarakat untuk tetap bertahan dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Relawan Nusantara akan terus melakukan pemantauan dan merespons sesuai kebutuhan di lapangan, dengan harapan setiap langkah kecil yang dilakukan dapat menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Sebab dalam situasi sulit, terkadang yang paling berarti adalah ketika ada yang memilih untuk tetap hadir. Mari dukung aksi kemanusiaan ini melalui program Pray for Kalimantan.

Jadilah Bagian Aksi Kemanusiaan

Setiap bantuan Anda menghadirkan harapan, melindungi mereka yang rentan, dan membantu masyarakat terdampak untuk kembali bangkit.