Semarak Muharam, Relawan RZ Pekanbaru Ajak Anak-anak Berwisata Mengenal Sejarah Kebudayan Islam di Kota Pekanbaru

Pekanbaru- Minggu (18/10), Semarak Muharam, Relawan RZ Pekanbaru berbagi kecerian kepada adik-adik Relawan Cilik binaan Relawan RZ Pekanbaru dengan mengajak bewisata  sejarah kebudayan Islam di kota Pekanbaru “eksplorasi budaya islam kota Pekanbaru”. Perjalanan sejarah kebudayaan Islam di Kota Pekanbaru ini didampingi dan dibimbing oleh kakak-kakak dari komunitas pencinta budaya saujana. Seluruh dari anak anak relawan cilik ini berasal dari kulim yang orang tua nya adalah buruh pabrik batu bata.
Kegitan wisata perjalanan sejarah kebudayan Islam di kota Pekanbaru ini diawali dengan mengunjungi Museum Sang Nilautama. Di museum ini adik-adik diperkenalkan dengan peninggalan sejarah Islam Riau, khususnya Pekanbaru.
Perjalanan selanjutnya mengunjungi makam Sultan Marhum Bukit dan Marhum Pekan sebagai pendiri kota Pekanbaru. Marhum Bukit adalah Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah (Sultan Siak ke-4) memerintah tahun 1766 – 1780, sedangkan Marhum Bukit sekitar tahun 1775 memindahkan ibukota kerajaan dari Mempura Siak ke Senapelan dan beliau mangkat tahun 1780.
Di masa kekuasaan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah inilah Senapelan dijadikan pusat Kerajaan Siak, dibawah pemerintahannya kegiatan perdagangan berkembang pesat sehingga timbullah pemikiran untuk mendirikan sebuah pekan.
Namun ide mendirikan sebuah pekan ini baru terlaksana pada masa pemerintahan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (anak Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah). Semenjak saat itu, tepatnya pada tanggal 23 Juni 1784 nama Senapelan mulai tidak dipakai lagi. Senapelan berganti dengan PEKANBARU.
Perjalanan dilanjutkan ke Rumah Tenun Encik Hasnah. Rumah tenun ini berada dipinggiran Sungai Siak, tepatnya di Jalan Tanjung Batu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Rumah panggung kayu bergaya lama, khas rumah orang-orang Melayu tempo dulu. Di rumah ini terdapat tiga buah Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) untuk menenun.

“Seperti yang kita ketahui, Kerajaan Siak merupakan salah satu kerjaan Islam yang besar yang ada di Riau” Ujar Wiwek, Relawan RZ Pekanbaru.

Perjalanan eksplorasi budaya islam kota di Pekanbaru diakhiri di Masjid Agung Annur. Sebuah masjid terbesar yang ada di Riau kebanggan masyarakat Riau.
Dalam hal ini orang tua dari binaan relawan rumah zakat pekanbaru mengucapkan terimakasih, karena jarang mereka bisa berkunjung ke kota pekanbaru dan di tambah bisa mendapat ilmu Sejarah islam.***

Newsroom by Surianto

Related posts:

wheels happy
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
27 − 24 =