BORONG & BERBAGI: MENGOLAH KUE JALABIA BERSAMA IBU KATIEM

INDRAMAYU – Ibu Katiem (65) sehari-hari berjualan kue jalabia keliling di Kab. Indramayu. Kue jalabia adalah kue yang terbuat dari tepung dan dicampur dengan gula pasir yang sudah dicairkan, lalu digoreng. Sudah 25 tahun Ibu Katiem berjualana kue jalabia. Perbuahnya kue jalabia ibu Katiem dihargai Rp 2.000 – 3.000. Keuntungan yang diraih perharinya hanya sekitar Rp 45.000. Penghasilan bu Katiem ini sebagai tambahan kebutuhan ekonomi keluarganya dan suami yang bekerja mencari barang bekas.

Ibu Katiem kini tinggal di Dusun Lebakterate RT.013/005, Desa Singakerta – Indramayu. Saat dijumpai di kediamannya, para relawan turut membantu mengolah dagangan bu Katiem di dapur.
.
“Selain bersilaturahim dan mendistribusikan bantuan, kami penasaran bagaimana cara bu Katiem mengolah kue jalabia. Alhamdulillah, walaupun belum mahir sekarang sedikit bisa kami mengolah kue jalabia setelah mendapatkan ilmunya dari bu Katiem. Jadi ilmu yang bermanfaat untuk kami, dan semoga rezeki yg barakah juga untuk bu Katiem dan keluarga”, ujar Taryadi koordinator relawan Indramayu.

Setelah selesai mengolah kue jalabia, para relawan pun memborong hasil olahan bersama bu Katiem.
“Alhamdulillah ya Allah terimakasih ade-ade Relawan, sudah mau memborong dagangan Ibu, semoga kedepannya Program Rumah Zakat semakin lancar ,sukses. Semoga Donatur dan relawannya selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang, Semoga Allah membalas kebaikan ade-ade semua”, ucap Ibu Katiem.

 

Newsroom/Taryadi

Related posts:

wheels happy
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Solve : *
16 × 15 =